berupa, sayatan, goresan, irisan, gesekan, benturan,
yang membuatnya mengeluarkan cairan merah, darah.
pedih, perih, sakit, dan menyiksa.
dan yang pasti luka itu terlihat ...
saat ini luka yang ku rasakan berbeda,
ia tidak tersayat, tergores, teriris, tergesek, atau bahkan terbentur.
ia juga tidak mengeluarkan cairan seperti darah,
namun, sangat pedih, sangat perih, sangat sakit, dan sangat menyiksa.
dan luka ini tidak terlihat ...
tersadar luka ku tak terlihat, aku berpikir
mengapa aku tak buat luka yang terlihat agar bisa sembuhkan luka tak terlihat ku ?
namun, nalar ku ini nyatanya tak sembuhkan apa-apa.
aku tak rasakan apa-apa saat aku benar-benar terluka dan terlihat.
bahkan ketika luka itu meneteskan darah, aku tetap tidak rasakan apa-apa.
sesungguhnya aku tak ingin terluka,
biarpun itu luka yang terlihat atau yang tak terlihat,
namun, bila aku bisa menawar ...
aku lebih ingin terluka yang terlihat dari pada yang tidak terlihat ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar